1 Januari 2020 merupakan hari yang tidak mudah bagi saudara saudara kita yang berada dibeberapa lokasi kabupaten Lebak dan beberapa lokasi diJabotabek, karena pada hari itu terjadi musibah longsor dan luapan air dari beberapa sungai setelah hujan yang terus turun sejak 31 Desember 2019, Innaalillaahi wainnaa ilaihi rooji’uuun luapan sungai melebar hingga menghantam keadaan sekelilingnya, rumah, sekolah, tempat ibadah, tanah, kebun, ladang, hancur, bahkan jalan jalanpun tak bisa dilalui, Indonesia berduka.

Pemerintah dan masyarakat segera bahu membahu memberikan pertolongan, terlebih dikabupaten lebak proses evakuasi saudara saudara kita yang tinngal didesa yang memang medan lokasinya sangat sulit dijangkau. Forum Dzurriyat Kesulthanan Banten khususnya DPW Banten langsung bergerak berupaya membantu meringankan derita saudara saudara kita yang terkena musibah. Bantuan pertama langsung diserahkan ke Posko Palang Merah Indonesia dikab. Lebak. kemudian dilanjutkan dengan pengobatan gratis didesa Mayak dan desa Malangsari dengan menggandeng tim medis dari klinik Rumah Sunatan. Disisi lain para dzurriyat Kesulthanan Banten juga mengajak lingkungan masyarakat yang lain dari berbagai organisasi seperti PUWNTEN, Kasemen dll untuk terus membantu para korban.

Meskipun musibah banjir dan longsor telah surut dan berlalu namun saudara saudara kita masih berada dipengungsian karena rumahnya tanahnya hancur tak bisa pulang desanya hilang oleh karena itu Forum Dzurriyat Kesulthanan Banten bergandengan tangan dengan Keluarga Besar Cirebon Banten 1646 dan Laskar Berkarya bergerak terjun langsung memberikan bantuan karena instruksi dari Ketua Umum FDKB H. Tubagus Imamudin kepada anggotanya untuk segera turun dan jangan tunda tunda selagi kita mampu membantu.

Tentunya apa yang kita upayakan ini masih jauh dari kebutuhan mereka dan belum bisa menjangkau semua korban, semoga Allah berikan keshabaran bagi saudara saudara kita yang tertimpa musibah, aamiiin Yaa Rabbal ‘aalamiiin.